Review Kit 1/72 SMĚR Storch: Murah, Klasik, dan Layak Dibeli?

Fieseler Fi 156 Storch

Saya sedang mencoba mengasah kembali keterampilan dalam merakit model pesawat, terutama dalam hal melukis bingkai kanopi, yang masih menjadi tantangan besar bagi saya. Baru-baru ini, saya membeli kanopi vacuform untuk menggantikan yang rusak dalam proses perakitan.

Karena biaya pengiriman tetap, saya pikir sekalian saja membeli kit lain. Lalu, saya menemukan kit 1/72 SMĚR Storch dengan harga di bawah €8. Dengan harga semurah itu, rasanya tak pantas untuk melewatkan kesempatan ini, terlebih lagi Storch memiliki banyak bingkai kanopi—sebuah kesempatan emas untuk berlatih melukisnya!

Kit SMĚR atau Heller?

SMĚR adalah perusahaan Ceko yang memasarkan berbagai model pesawat, kapal, dan mobil dalam berbagai skala. Namun, kit ini sebenarnya bukan produksi asli SMĚR. Ini adalah re-box dari Heller Fieseler Storch, yang pertama kali dirilis pada tahun 1976. Karena pilihan kit 1/72 Storch tidak banyak tersedia di pasaran, meskipun model ini tergolong tua, tidak banyak alternatif lain.

Jadi, kit ini murah dan lawas—tapi apakah layak dibeli? Mari kita lihat lebih dekat!

Sejarah Singkat Fieseler Fi 156 Storch

Pada 1935, Luftwaffe mengeluarkan spesifikasi untuk pesawat pengintai militer dengan kemampuan STOL (Short Take-Off and Landing). Desain yang terpilih berasal dari Fieseler Flugzeugbau Kassel, perusahaan yang didirikan oleh Gerhard Fieseler, seorang ace tempur Perang Dunia I sekaligus juara aerobatik.

Secara teknis, tidak ada yang terlalu revolusioner dalam desain Storch. Pesawat ini menggunakan rangka logam berlapis kain, sedangkan sayapnya terbuat dari kayu dan juga berlapis kain. Namun, kombinasi bobot ringan dan luas sayap yang besar memberikan kemampuan STOL yang luar biasa:

  • Kecepatan pendaratan hanya 50 km/jam (30 mph).

  • Dalam kondisi angin depan, pesawat bisa berhenti dalam jarak kurang dari 10 meter.

  • Lepas landas hanya membutuhkan waktu 3 detik dengan jarak sekitar 50 meter.

Dilengkapi dengan kokpit berkaca besar yang menonjol ke samping, visibilitasnya sangat baik bahkan ke bawah. Selain itu, sayapnya dapat dilipat untuk memudahkan transportasi dan penyimpanan. Kaki roda panjangnya menggunakan peredam kejut minyak dan pegas, memungkinkan Storch mendarat di medan kasar dengan aman. Karena kaki rodanya cenderung turun saat terbang, pesawat ini mendapat julukan “Storch” (bangau).

Pesawat ini sangat serbaguna dan digunakan dalam berbagai misi, termasuk:

Pengintaian artileri & observasi
Evakuasi medis
Fotografi udara & pemasangan kabel
Misi pengeboman dan anti-kapal selam (versi modifikasi dengan bom laut)

Sekitar 2.000 unit Fi 156 Storch diproduksi oleh Fieseler, terutama varian Fi 156-C yang menjadi model dalam kit ini. Setelah Perancis dibebaskan pada 1944, Armée de l’Air (AU Perancis) melanjutkan produksi Storch dengan nama MS.500 Criquet, yang akhirnya dipakai dalam perang di Indocina dan Aljazair.

Isi Kotak

Di dalam kotak berbentuk end-opening yang kokoh, Anda akan menemukan:

  • 3 sprue plastik abu-abu terang

  • 1 sprue transparan untuk kanopi

Kit ini memungkinkan Anda merakit versi Fi 156 Jerman atau MS.500 Perancis, dengan bagian tambahan seperti:

Dua varian atap kanopi
Dua jenis ekor yang berbeda

Namun, tidak ada sayap alternatif untuk MS.500. Padahal, dalam kenyataan, MS.500 yang digunakan di Vietnam memiliki sayap logam, bukan kayu berlapis kain seperti yang ditampilkan dalam model ini.

Kanopi terlihat bersih dan rapi, dengan bingkai yang jelas, yang memudahkan proses pengecatan. Pintu kokpit kanan tersedia sebagai bagian terpisah, sehingga bisa dibuat dalam posisi terbuka.

Detail permukaan lumayan, dengan tekstur kain yang cukup realistis pada sayap dan fuselage. Namun, sayangnya:

Panel-panel menggunakan relief timbul, bukan recessed panel lines.
Terdapat cukup banyak flash (kelebihan plastik hasil cetakan).

Detail interior kokpit sangat sederhana, seperti yang lazim ditemukan pada kit tahun 1970-an. Misalnya:

  • Tongkat kendali & senapan MG 15 tampak kurang detail.

  • Tidak ada replika mesin Argus As 10C, padahal pada pesawat aslinya, mesin ini cukup terlihat dari ventilasi pendingin di hidung.

  • Knalpot terlalu kecil dan bentuknya salah.

Decals & Skema Warna

Kit ini menyediakan dua opsi marking:

  1. Fi 156 Luftwaffe, Yugoslavia (1943)

  2. MS.500 Armée de l’Air, Vietnam (1952)

Swastika untuk ekor disertakan, tetapi dipotong menjadi dua bagian, mungkin untuk menghindari kontroversi. Mengingat Storch juga digunakan oleh Italia, Spanyol, Swedia, Cekoslowakia, dan Bulgaria, Anda dapat mencari decal alternatif jika ingin membuat versi lain.

Instruksi cukup sederhana dan juga mencakup sejarah singkat Fi 156.

Apakah Kit Ini Layak Dibeli?

Kit ini memberikan dasar yang baik untuk membuat model Storch yang akurat, tetapi dibandingkan dengan kit modern, detailnya memang terbatas:

Proporsi dan bentuk keseluruhan cukup akurat.
Murah dan cukup mudah didapat.
Pilihan kanopi ganda memungkinkan varian Fi 156 atau MS.500.
Kanopi dengan framing jelas memudahkan pengecatan.

Namun…

Detail interior dan eksterior sangat sederhana.
Tidak ada model mesin Argus As 10C.
Panel relief timbul terasa ketinggalan zaman.

Alternatif kit lain yang tersedia di skala 1/72:

  1. Airfix (1967) – Detail kokpit juga kurang, tetapi kaki roda lebih buruk dibanding SMĚR.

  2. Academy (1998) – Alternatif terbaik, dengan beberapa varian, opsi MS.500 ber-mesin radial, dan tambahan kendaraan Kubelwagen dalam beberapa edisi.

Jika Anda mencari kit Storch yang murah dan klasik, SMĚR Storch layak dipertimbangkan. Namun, jika ingin detail lebih baik, Academy mungkin pilihan yang lebih unggul.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *