Ini adalah pertama kalinya saya mengulas kit dari produsen Korea Selatan, Academy. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1969 dan telah membangun reputasi yang cukup baik dalam menghasilkan model kit dengan detail yang bagus dan akurasi yang layak.
Kit P-51D ini pertama kali dirilis tiga puluh tahun lalu pada tahun 1993 dan telah hadir dalam berbagai versi dengan beragam marking, termasuk varian F-51 dari Perang Korea (meskipun tidak sepenuhnya akurat sebagai Mustang era Perang Korea).
Versi yang saya ulas saat ini merupakan model P-51D dari USAAF selama Perang Dunia II. Menariknya, ini adalah salah satu kit yang tidak saya beli sendiri—melainkan hadiah dari anak saya, Dan! Dia pernah menggunakan kit ini untuk proyek Mustang berbahan foil, tetapi mengalami kendala dengan decal, sehingga membeli kit ini untuk mengambil beberapa decal. Jadi, saya memiliki kit yang lengkap, tetapi dengan beberapa decal yang hilang.
Dengan banyaknya pilihan kit P-51D di pasaran, apakah model berusia 30 tahun ini masih layak untuk dibangun? Kit ini masih banyak tersedia dengan harga yang cukup terjangkau, tetapi apakah sepadan dengan usaha dan waktu Anda? Mari kita lihat lebih dalam.
Sejarah Singkat P-51 Mustang
P-51 Mustang adalah salah satu pesawat tempur paling terkenal dari Perang Dunia II. Sejarahnya dimulai pada tahun 1940 ketika RAF mencari pesawat tempur tambahan untuk menghadapi invasi Jerman di Prancis dan pertempuran udara di Britania.
Awalnya, Inggris mempertimbangkan untuk membeli Curtiss P-40, tetapi menolaknya karena kinerjanya yang kurang memadai. Pada April 1940, North American Aviation mengajukan desain pesawat tempur baru dengan teknologi canggih kepada British Aircraft Purchasing Commission, yang akhirnya diterima.
Pesawat ini pertama kali terbang pada Oktober 1940 dan mulai digunakan oleh RAF pada April 1941. Namun, versi awal dengan mesin Allison memiliki kinerja buruk di ketinggian karena tidak menggunakan supercharger.
Terobosan besar datang ketika RAF mencoba memasangkan mesin Rolls-Royce Merlin bertenaga supercharged pada Mustang. Hasilnya, performa pesawat meningkat drastis dengan kecepatan maksimum sekitar 440 mph, ketinggian operasional lebih dari 40.000 kaki, serta jangkauan lebih dari 1.500 mil dengan tangki tambahan.
Sebagian besar dari 13.000 unit yang diproduksi digunakan oleh USAAF sebagai P-51D, versi yang paling banyak diproduksi. Model ini memiliki enam senapan mesin kaliber .50 di sayap dan kanopi gelembung untuk visibilitas lebih baik. Setelah Perang Dunia II, Mustang masih digunakan dalam Perang Korea dengan penamaan ulang sebagai F-51.
Isi Kotak Kit Academy P-51D
Di dalam kotak model ini, Anda akan menemukan:
- Dua sprue plastik berwarna abu-abu muda
- Satu sprue transparan
- Instruksi perakitan
- Decal (beberapa telah digunakan dalam proyek sebelumnya)
Fitur kit ini meliputi:
- Dua jenis kanopi alternatif, termasuk “Dallas Canopy” yang banyak digunakan pada versi pascaperang.
- Pilihan tangki bahan bakar yang berbeda.
- Flap yang dicetak sebagai bagian terpisah untuk memungkinkan berbagai opsi tampilan.
- Detail kokpit yang cukup baik dengan panel instrumen yang memiliki relief bawaan.
Sayangnya, decal untuk panel instrumen terlihat kurang realistis dan tampaknya tidak sesuai dengan panel yang disertakan dalam kit.
Apakah Kit Ini Layak Dimiliki?
Kit ini cukup sederhana dan memiliki detail yang cukup baik untuk usianya. Dimensi dan proporsinya terlihat akurat, meskipun tidak setajam beberapa model modern lainnya.
Jika Anda mencari alternatif lain dalam skala 1/72, berikut beberapa opsi yang patut dipertimbangkan:
- Tamiya P-51D (1995): Kit dengan detail lebih baik dan lebih presisi.
- Airfix P-51D (2017): Model baru dengan beberapa varian marking yang menarik.
- Hasegawa P-51D (1974): Meskipun lebih tua, kit ini tetap layak dipertimbangkan.
- Italeri P-51D (1997): Kualitasnya beragam, dengan beberapa model memiliki masalah akurasi.
- Revell P-51D (1960-an): Sebaiknya dihindari karena masalah akurasi yang cukup serius.
Secara keseluruhan, kit Academy P-51D ini masih dapat menghasilkan model yang layak jika Anda tidak terlalu mempermasalahkan detail super halus. Dengan sedikit usaha, model ini tetap bisa menjadi tambahan menarik dalam koleksi Anda.